Rumus Cara Menghitung BEP (Break Event Point )

Mar 05,2019
Selamat datang di situs web kami, yang melihat berbagai informasi terkait dengan penghitungan berbagai disiplin ilmu yang Anda butuhkan, Cara Menghitung BEP yang Tepat (Break Even Point).

RUMUS BEP - Anda tahu pasti apa yang disebut Break Event Point (BEP). Dalam hal ini, pendapatan dari bisnis dengan model yang kami kumpulkan atau dapat katakan tidak dapat menyebabkan kerugian atau keuntungan.

Suku bunga deposito yang terus turun tentu tidak akan berdampak positif pada daya beli, karena inflasi lebih tinggi dari suku bunga deposito.

Tentu saja, jika Anda mulai mengembangkan bisnis baru, Anda akan memerlukan beberapa hal, seperti:

1. Hitung berapa banyak uang yang dibutuhkan untuk menyewa kantor, membeli peralatan, mempekerjakan karyawan, dan banyak lagi
2. Buat proyeksi:

Berapa banyak volume penjualan yang harus diperoleh untuk menutupi setidaknya semua biaya yang dikeluarkan. Ini dikenal sebagai Breakly Point (biasanya disingkat BEP), di mana semua biaya yang dikeluarkan sama dengan total penjualan yang diterima, sehingga perusahaan tidak menerima untung atau rugi apa pun.
Berapa volume penjualan yang dibutuhkan untuk mendapatkan laba yang kita cari
Type Break Event Point (BEP)1. Unit BEP: BEP dilaporkan sebagai volume penjualan produk pada nilai tertentu.2. BEP Rupiah: BEP akan dilaporkan dalam penjualan atau harga penjualan tertentu.

Pelajari cara menghitung BEP sekarang.

Rumus / Cara menghitung BEP
Unit BEP = (harga tetap) / (harga unit - harga variabel per unit)
Rupiah BEP = (Harga Tetap) / (Satuan Margin / Harga Satuan)

ket :
• Unit BEP / rupee = BEP dalam satuan (Q) dan BEP dalam rupee (P)
• Biaya tetap = biaya tetap, bahkan jika bisnis Anda tidak di produksi.
• Biaya variabel = biaya yang meningkat seiring peningkatan produksi, seperti bahan baku, bahan baku, listrik, bahan bakar, dll.
• Harga satuan = harga jual barang atau jasa yang dihasilkan.
• Biaya variabel per unit = Biaya total variabel per unit (TVC / Q)
• Margin per unit = Harga penjualan per unit - Harga variabel per unit (perbedaan)

Contoh perhitungan BEP

Ada tiga formula BEP dalam perhitungan BEP yang meliputi:
1. Biaya tetap, yaitu biaya menyewakan tempat usaha, peralatan, komputer, dll. Biaya ini adalah biaya tetap yang harus kita gunakan, bahkan jika kita hanya menjual satu unit atau 2 unit, 5 unit, 100 unit atau tidak. .

2. Biaya variabel, yang merupakan biaya dari setiap unit penjualan, misalnya, setiap 1 unit dijual, kita harus membayar komisi penjualan, biaya pengiriman, biaya kantong plastik, sertifikat penjualan, dll.

3. Harga jual adalah harga yang kami tentukan kami jual kepada pembeli

Baca juga: Hitung harga pokok penjualan

Contoh menggunakan rumus untuk menghitung titik penyegaran:

1. Formula BEP untuk menghitung berapa unit yang dijual dalam flat:

Total Biaya Tetap
__________________________________
Harga penjualan per unit dikurangi biaya variabel

sebagai contoh:
Biaya tetap pergerakan lampu: Rp 200.000
Harga variabel Rp.5000 / unit
Harga jual Rp. 10.000 unit

Maka BEP per unit adalah
Rp 200.000
__________ = 40 unit
10.000 hingga 5.000

Ini artinya perusahaan harus menjual 40 unit lampu sehingga titik break terjadi. 41. Dalam penjualan unit, itu baru mulai menghasilkan keuntungan
sumber : https://rumus.co.id